Jangan Biarkan Penglihatanmu Lenyap Saat Kau Bertambah Tua!
Ditulis oleh Abdul Choli, S.S. (Terjemahan)   
Monday, 29 June 2009

Jangan Biarkan Penglihatanmu Lenyap Saat Kau Bertambah Tua!

Oleh:  Michael Cutler, MD

 

Menurut American Macular Degeneration Foundation/AMDF, ada sekitar 20.000 kasus kemunduran fungsi macula mata di AS setiap tahunnya dengan lebih dari satu juta penderita.1 Age-Related Macular Degeneration (AMD) atau Kerusakan Macula karena pertambahan usia adalah sebuah nama untuk sekelompok penyakit yang menyebabkan sel-sel penglihatan di daerah macula retina tidak berfungsi dengan baik atau kehilangan fungsinya.

AMD umumnya muncul dalam dua jenis yaitu basah dan kering.

 

90 persen pengidap AMD mengidap AMD jenis kering. Penyebabnya tidak diketahui. Perlahan-lahan, sel-sel yang sensitive terhadap cahaya di daerah macula rusak. Kemudian, pengidap akan mulai kehilangan penglihatan sentral pada mata yang terserang perlahan-lahan dalam beberapa tahun. Awalnya, AMD kering sering muncul pada salah satu mata, lalu kemudian diikuti mata yang lain. Bahkan, dokter tak bisa mengetahui kapan kedua mata tersebut akan terserang.

 

Walaupun 10 sampai 15 penderita AMD mengidap penyakit jenis ini, 90 persen kebutaan mereka disebabkan AMD jenis basah ini. 1 AMD basah muncul saat pembuluh darah baru yang berada di balik retina tumbuh ke arah retina. Karena pembuluh darah baru ini cenderung mudah pecah hingga darah dan cairan yang bocor akan mengalir ke bawah macula, hal ini akan menjadikan penderita kehilangan penglihatan sentral daalm waktu yang singkat.

 

Jika Anda pernah mengalami penglihatan yang kabur, butuh waktu yang agak lama untukmengenali wajah seseorang, ada sebuah titik yang berwarna kabur pada pertengahan benda yang terlihat, terdapat garis-garis bergelombang dan lurus, atau ketidakberaturan lainnya pada penglihatan, maka kemungkinan Anda mengidap AMD.2

 

Apa yang harus dilakukan jika Anda terdiagnosa mengidap kerusakan macula?1

 

    * Gunakanlah kacamata anti UV

    * Do not smoke and avoid exposure to secondhand smoke. Jangan merokok dan menjauhlah dari orang yang merokok.

    * Konsumsilah makanan rendah kalori dan rendah lemak, karena makanan yang tinggi kalori dan lemak akan menimbulka endapan mengandung lemak yang akan menghambat aliran darah dalam pembuluh darah macula.

    * Makanlah makanan atau suplemen yang banyak mengandung vitamin E, C dan lutein semisal bayam, collard hijau, kale dan sayuran berdaun hijau tua lainnya.

 

Lansia yang beresiko mengidap AMD juga bisa memanfaatkan beberapa kandungan zinc atau seng. Menurut ujicoba klinis terhadap mereka yang berusia 55 sampai 80 tahun, yang dipublikasikan dalam Arsip Ophatalmologi, ditemukan bahwa kandungan unsur zinc tinggi yang dipadukan dengan antioksidan, bisa mengurangi secara signifikan resiko seseorang terkena AMD. 3

 

Uji coba linis yang dinamakan Studi tentang Penyakit Mata yang Disebabkan Bertambahnya Umur/Age-Related Eye Disease Study (AREDS) ini melibatkan sejumlah 4.757 partisipan. Para ahli kemudian menyimpulkan bahwa mereka yang beresiko tinggi mengidap penyakit AMD tingkat lanjut, terkurangi resikonya sebanyak 25 persen saat mereka mengkonsumsi zinc dosis tinggi (beserta 2 miligram zat tembaga (untuk mencegah kekurangan zat tembaga), vitamin C, vitamin E dan beta-karoten.

 

Jika Anda berusia diatas 40 tahun dan belum memeriksakan mata Anda ahir-akhir ini, dan Anda sudah menyadari penglihatan Anda bermasalah, mulailah untuk secara teratur memeriksakannnya. Bisa jadi Anda tak akan menyadirinya hingga semuanya sudah menjadi sangat terlambat. Karena itulah, pemeriksaan dokter bisa membantu Anda mendeteksi penyakit ini secara dini.

 

Dan jika ingin mencegahnya sebelum terlambat, saya sangat menyarankan Anda untuk menambah beberapa makanan tertentu yang bernutrisi. Warna makanan yang Anda makan juga penting - semakin banyak warnanya, semakin bagus. Jadi, bila Anda ingin melindungi penglihatan Anda, cobalah sayuran atau buah-buahan yang berwarna merah, hijau, kuning/oranye dan biru/ungu.

 

Menurut Asosiasi Diet Amerika,5 "Pola makan dengan menu penuh dengan buah-buahan dan sayur-sayuran berisi dua sampai tiga porsi buah-buahan dan 3 sampai 5 porsi sayuran stiap hari." Jadi saat Anda mengatur menu makanan Anda, jangan lupa pilihan warna makanan Anda, dan perhatikan perbedaan manfaat dari masing-masing warna makanan tersebut.

 

Buah-buahan dan sayuran yang berwarna merah, seperti tomat, beberapamakanan olahan dari tomat, semangka, anggur pink dan lada merah bagus untuk mata Anda karena kandungan lycopene-nya yang merupakan antioksidan kuat untuk mencegah katarakdan membunuh radikal bebas yang bisa merusak penglihatan Anda. Karena tubuh kita tidak secara alami memproduksi licopene, kita hanya bisa mendapatkannya dari makanan yang banyak menandung antioksidan.

 

Tomat yang sudah dimaksud dan makanan olahannya semisal saus spageti, jus tomat, saus tomat, dan saus pizza merupakan sumber utama licopene yang dikonsumsi oleh rata-rata orang Amerika, sebuah berita bagus bagi Anda penggemar pizza. Yang mengejutkan, tubuh Anda bisa lebih baik dalam menyerap licopene jika dikonsumsi dalam bentuk makanan yang disebut diatas walaupun alasannya masih belum jelas. Jadi, jika Anda memasak tomat dengan sedikit minyak (lebih bagus lagi dengan minyak zaitun tak jenuh tunggal), betapa ajaibnya tubuh Anda bisa menyerap licopene dengan baik.

 

Selanjutnya, jangan menolak hijau-hijauan, karena buah dan sayur yang berwarna dan berdaun hijau mengandung lutein yang merupakan antioksidan bagus untukmelawan penururnan fungsi maculadan bisa merawat kualitas penglihatan mata. Anti oksidan ini bisa ditemukan dalam colard hijau, kale, sawi hijau, bayam, lobak hijau, brokoli, kacang polong hijau, melon putih, dan buah kiwi.

 

Senangilah buah-buahan dan sayuran yang berwarna kuning dan oranye seperti wortel, kentang manis, mangga, blewah, aberikos, dan buah persik. Kesemuanya kaya dengan beta-karoten. Termasuk juga jeruk, lemon, anggur, jeruk kepruk, pepaya, dan nektarin yang mengandung bioflavonoid. Baik beta-karoten maupun bioflanoid keduanya adalah antioksdian yang kuat yang sangat bagus manfaatnya untuk menjaga kualitas penglihatan Anda.

 

Sayuran yang berwarna biru dan ungu seperti kismis hitam, blackberi, timun, elderberi, anggur ungu, prem, buah delima, kubis ungu, prem kering, dan kismis juga mengandung antioksidan kuat, lutein, yang bagus untuk kesehatan rertina Anda.

 

Dan jangan sia-siakan kulit buahnya. Jika Anda membuang kulitnya sebelum mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran ini, sebenarnya Anda membuang banyak nutrisi sebagai suplai nutrisi untuk penglihatan Anda. Yang paling baik adalah mengumpulkan beberapa buah dan sayur kesayangan Anda ke dalam blender, dan pasti Anda akan menikmati kelesatannya yang menyehatkan dan bernutrisi.

 

Saya menganjurkan Anda untuk bergaya hidup sehat dan makan makanan penuh nutrisi. Ingat Anda hanya dikaruniai sepasang mata saja selama hidup, jadi makanlah buah-buahan, sayuran, dan supplemen alami lainnya agar mata elang Anda bisa tajam sampai usia Anda yang ke 70, 80 dan 90.

 

Untuk kesehatan sejati Anda,

Michael Cutler, M.D.

 

Referensi:

   1. American Macular Degeneration Foundation.

   2. Macular Degeneration Association.

   3. Archives of Ophthalmology. Oct. 2001.National Eye Institute, National Institutes of Health, Age-Related    Eye Disease Study (AREDS).

   4. American Academy of Ophthalmology.

   5. Dietary Guidelines for Americans. American Dietetic Association.

 

[Catatan Editor: Michael Cutler, M.D. adalah seorang dokter keluarga yang bersertifikat dengan pengalaman lebih dari 17 tahun.Beliau lulusan dari Brigham Young University and Tulane Medical School. Fokus prakteknya adalah pencarian solusi terpadu untukberbagai macam permasalahan kesehatan, obat-obatan yang berupa asupan nutrisi dan perubahan tingkah laku. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi www.truehealth.com.]

 

Artikel ini diterjemahkan dari situs http://www.totalhealthbreakthroughs.com dengan link http://www.totalhealthbreakthroughs.com/2009/02/healthy-eyes-at-any-age/ dengan judul aslinya, Don't Let Your Vision Disappear As You Age! (www.tirtapena.asia)
Terakhir Diperbaharui ( Monday, 13 July 2009 )