Tirtapena - Knowledge Management


Berita Utama
Sunday, 05 September 2010
Masuk
Sajian Utama
Berita Utama
Depan
Forum
Kontak
Milis Tirtapena
Buku Tamu
Link Sahabat
Download Tutorial
Artikel Kita
Sumber Daya Air
Sumber Daya Manusia
Manajemen
Keuangan
Hukum
Gaya Hidup
Rohani
Info Sehat
Tips
Serba-serbi
Buletin Warta Jasa Tirta I
Liputan
Liputan Internal
Liputan Luar
Warta Divisi
DJA I
DJA II
DJA III
DJA IV
DJA V
DJA VI
DJA VII
Profil
Advertisement
 
 
 
Klik untuk Slip Gaji
 Ach. Muchni
 Sujatno
 Sunendro
 Bambang Pulhandoyo
 Sugeng Wiyatno
 Mudjiono
 Winarno
 Ir. Hermien Indraswari
 Mahmudi
 Indra Nurdianyoto, ST

Berita Utama
Tidur yang Belum Tentu Enak Cetak E-mail
Ditulis oleh Abdul Cholik, S.S.   
Wednesday, 14 January 2009

            Tidur merupakan sebuah fenomena hukum alam yang terjadi secara alami dalam diri manusia diri kita. Tak perlu dipungkiri, tidur sering menjadi sisi tak terlepaskan dalam kehidupan seseorang. Kita tentunya masih ingat, saat terlambat datang sekolah dulu, entah disengaja atau tidak, kita sering bilang, "Maaf, Bu, saya ketiduran," sebagai alasan. Kadang sedikit ditambahi pemanis alasan, "Tadi malam disuruh orang tua mijitin'". Saat mendengarkan khutbah pun, tak jarang kita khusu' menyimak, bahkan saking khusu'nya kita terlena dan terbawa ke alam tidur. Tak terkecuali sehabis ngelembur mengerjakan pekerjaan di kantor, kita tak pernah lupa menambahkah jam lembur kita di rumah, tidur. Orang-orang desa di kampung saya, bahakan tak jauh beda dengan masyarakat perkotaan, sehabis shubuh di bulan Ramadlan, jarang absen untuk melengkapi jadwal kegiatan hariannya untuk tidur dulu. Alasanhya sih klasik, "Tidurnya orang puasa adalah ibadah" - (Untung saja mereka tidak menganggap ibadahnya orang puasa adalah tidur). Sedangkan rekan-rekan kerja sekantor saya sering terlihat tidur siang saat istirahat makan siang. Kalau saya pribadi sih, bila stress, atau jenuh, sering kali "opname" di kamar dan, tidur.


Terakhir Diperbaharui ( Friday, 30 January 2009 )
Baca lebih lanjut...
 
IKLAN, perlu atau harus? Cetak E-mail
Ditulis oleh Dobleh   
Wednesday, 31 December 2008

Beberapa orang menjadi bingung ketika terapaksa menjual barang yang dimiliki. baik barang yang sangat disayangi maupun kurang disayangi. Bingung harus dijual kemana dan harga berapa pantasnya. Mungkin kita fokus berfikir perlu adanya jasa perantara untuk menjual.. baik itu properti, komputer, televisi atau apapun tapi jelas perlu dana lebih untuk hal ini.


 

 

Terakhir Diperbaharui ( Friday, 30 January 2009 )
Baca lebih lanjut...
 
Angkot.. kapan kamu turun ? Cetak E-mail
Ditulis oleh Ucok   
Saturday, 20 December 2008
Angkot kapan turun?

Sangat mengecawakan bila turunnya BBM solar tidak serta merta turunkan tarif Angkutan.. baik angkotan terutama angkot "Angutan kota"

Angkot kapan turun? 

Terakhir Diperbaharui ( Friday, 16 January 2009 )
Baca lebih lanjut...
 
Apakah kita Karyawan Tenang dalam bBekerja Cetak E-mail
Ditulis oleh Mochamad Rohadi   
Wednesday, 10 December 2008

Bagi banyak manajer dan kalangan pemimpin bisnis, resesi memicu aksi yang nyaris spontan dan sama di mana-mana: ambil langkah bertahan, kurangi karyawan dan pangkas setiap biaya sebisa mungkin. Namun, para pemimpin yang (lebih) cerdas juga melihat bahwa masa sulit seperti sekarang ini selain memaksa untuk menelan pil pahit, juga menawarkan banyak keuntungan. Sumber daya manusia menjadi lebih murah, dan perusahaan bisa mencaplok karyawan bagus dari perusahaan lain, ketika pemain lain melakukan pengurangan.

(tips )

Terakhir Diperbaharui ( Wednesday, 10 December 2008 )
Baca lebih lanjut...
 
Pemotongan Hewan Kurban Cetak E-mail
Ditulis oleh Mochamad Rohadi   
Tuesday, 09 December 2008
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 10 - 18 dari 43
Design by Joomlateam.com | Powered by Joomlapixel.com | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |