Tirtapena - Knowledge Management


Berita Utama arrow Sumber Daya Air
Sunday, 05 September 2010
Masuk
Sajian Utama
Berita Utama
Depan
Forum
Kontak
Milis Tirtapena
Buku Tamu
Link Sahabat
Download Tutorial
Artikel Kita
Sumber Daya Air
Sumber Daya Manusia
Manajemen
Keuangan
Hukum
Gaya Hidup
Rohani
Info Sehat
Tips
Serba-serbi
Buletin Warta Jasa Tirta I
Liputan
Liputan Internal
Liputan Luar
Warta Divisi
DJA I
DJA II
DJA III
DJA IV
DJA V
DJA VI
DJA VII
Profil
Klik untuk Slip Gaji
 Wardoyo, ST
 Sunarwan
 Heru Edi Aji
 Handoko Puro
 Setiyantono, ST
 Ir. Syamsul Bachri, Dipl.PH
 Mudjiono
 Nina Meita Sari, A.Md
 Sukirman
 Sumarto
Sumber Daya Air
Air Kita (sepertinya) semakin Langka Cetak E-mail
 
Written by Administrator, on 23-02-2009 19:24

          Semua makhluk yang tinggal di planet bumi membutuhkan air. Terlebih bagi makhluk yang bernama manusia. Sepertinya seakan sulit untuk memisahkan kehidupannya dari sumber daya alam yang satu ini. Namun, yang cukup aneh, walaupun air merupakan salah satu sumber daya alam yang terbarukan, keberadaannya malah di ujung tanduk kelangkaan. Yang lebih aneh lagi adalah ini terjadi di planet yang sebagia besar terdiri dari air. Kok bisa ya? Ada baiknya kita baca artikel terjemahan berikut ini. Mudah-mudahan bermanfaat.
Senyum kita Cetak E-mail
Terakhir Diperbaharui ( Tuesday, 28 October 2008 )
 
Written by Mochamad Rohadi, on 28-10-2008 04:10

SENYUMLAH...

Kisah di bawah ini adalah kisah yang saya dapat dari milis alumni Jerman,
atau warga Indonesia yg bermukim atau pernah bermukim di sana. Demikian
layak untuk dibaca beberapa menit, dan direnungkan seumur hidup.

Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya
Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat
inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya.

 

Selengkapnya


Awas, Kekeringan Dimana-mana Cetak E-mail
Terakhir Diperbaharui ( Tuesday, 22 July 2008 )
 
Written by Abdul Cholik, S.S., on 10-07-2008 20:01

Awas, Kekeringan Dimana-mana

 

Siang tadi, ketika menonton televisi, (entah saya lupa nama programnya), sang pemandu acara menyapa penonton, “Panas-panas begini, enaknya makan apa ya? Makan rujak,..” Dan bla, bla, bla. Saya sempat teringat dengan perut saya yang keroncongan saat itu, namun saya lebih banyak teringat keadaan kamar saya yang kalau malam dingin sekali udaranya, dan kalau siang panas sekali. Maklum, kamar saya berada di lantai dua, lantai teratas. Walau jendela sudah dibuka lebar-lebar, pas waktunya bangun tidur siang, badan terasa kurang fit, karena selama tidur, saya seringnya terbangun karena kepanasan Yah, mau apa lagi. Sekarang mah cuacanya kadang sulit ditebak. Khususnya di daerah Malang. Sebentar-sebentar mendung, setelah itu panas lagi. Namanya aja musim kemarau. Pastinya cuacanya panas lah, banyak debu beterbangan, tak terkecuali sumur-sumur mulai kering. Tak heran para penjual es sekarang sudah mulai panen untung, dan orang-orang pada sakit batuk, mungkin alergi debu.

Tapi, cerita “duka” karena musim kemarau tahun ini bukan hanya terjadi di kamar saya. Jika kita menengok keluar jendela kehidupan kita, justru lebih banyak duka (yang ini beneran duka) yang terjadi di belahan bumi Jawa Timur ini. Tentunya kita gak harus keliling toh untuk sekedar tahu apa yang mereka alami. Cukup tongkrongin TV (asal jangan melulu infotainment), baca koran, atau browsing internet, kita akan cukup banyak disuguhi beberapa berita tentang kekeringan dimana-mana.

Setidaknya warga dari empat kecamatan di Kabupaten Madiun, bulan Juni kemarin mulai menjerit. Pasalnya, air waduk Dawuhan yang menjadi tumpuan harapan mereka untuk mengairi persawahan mereka sudah susut lima puluh persen. Dengan terpaksa, mereka pun harus mengorek kantong lebih dalam untuk membeli solar sebagai bahan bakar mesin pompa yang mereka sewa untuk mengairi sawah mereka. Itu harus mereka lakukan daripada mengahadapi kerugian lebih banyak jika sawah mereka tidak diairi.

 

Mas Rohadi
Admin
Artikel Terbaru
Diskusi Terhangat
Intip Situs
Perum Jasa Tirta 1
Blog Tirtapena
Pojok Galeri
Jasatirta Punya Video
Jasatirta Punya Foto
Video Punya Tirtapena
Foto Punya Tirtapena
Design by Joomlateam.com | Powered by Joomlapixel.com | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |